|
Written by Abdul Rahman
|
|
Nov 09, 2008 at 09:55 AM |
|

Salah satu kegiatan pengamalan ajaran Agama islam adalah saling memberi dan memperhatikan nasib anak yatim dan piatu serta fakir dan Miskin. Pengurus OSIS SMPN 2 kolaka menggerakkan anggotanya untuk mengumpulkan dana sebanyak Rp. 5.000 persiswa untuk menyelenggarakan qurban 1 ekor sapi yang akan dibagi-bagikan kepada fakir miskin dan anak yatim piatu baik yang berada dipanti asuhan maupun diluar panti. Kegiatan ini dikoordinir langsung oleh urusan kesiswaan dan pembina OSIS,wali kelas dan para guru agama. |
|
Last Updated ( Nov 09, 2008 at 11:35 AM )
|
|
|
Written by abdul. Rahman
|
|
Nov 09, 2008 at 09:01 AM |
|
Workshop penentuan kriteria ketuntasan Minimal tiap mata pelajaran telah dibuka oleh Kepala SMPN 2 Kolaka pada tanggal 5 Nopember 2008 yang diikuti sebanyak 56 orang Guru baik PNS mapun guru kontrak dan guru honor dilingkungan SMPN 2 Kolaka. Pada workshop tersebut dibimbing langsung oleh Kepala sekolah dan fasilitator dan peserta dikelompokkan berdasarkan mata pelajarannya.yang dipimpin oleh koordinator mata pelajaran.
Kegiatan ini berakahir pada tanggal 6 Nopember 2008 dengan menyetor masing-masing hasil penentuan dan rumusan KKM perbidang study serta perkelas.
Pada bulan Ramdhan yang lalu telah dilaksanakan pesantren Mini Ramadhan ( PMR )yang berlangsung dari tanggal 3 sampai 6 September 2008. tujuan PMR ini untuk memberikan dasar dan pengetahuan serta praktik bagi siswa dalam menjalankan agama dengan sebaik-baiknya dan memberikan
|
|
Last Updated ( Nov 09, 2008 at 11:37 AM )
|
|
|
SMPN 2 Kolaka Menuju Sekolah Bertaraf Internasional |
|
Written by admin
|
|
Nov 19, 2005 at 07:52 AM |
|
Dalam upaya peningkatan mutu, efisiensi, relevansi, dan peningkatan daya saing secara nasional dan sekaligus internasional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, maka telah ditetapkan pentingnya penyelenggaraan pendidikan bertaraf internasional, baik untuk sekolah negeri maupun swasta. Berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan yang bertaraf internasional ini, maka: (1) pendidikan bertaraf internasional yang bermutu (berkualitas) adalah pendidikan yang mampu mencapai standar mutu nasional dan internasional, (2) pendidikan bertaraf internasional yang efisien adalah pendidikan yang menghasilkan standar mutu lulusan optimal (berstandar nasional dan internasional) dengan pembiayaan yang minimal, (3) pendidikan bertaraf internasional juga harus relevan, yaitu bahwa penyelenggaraan pendidikan harus disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik, orang tua, masyarakat, kondisi lingkungan, kondisi sekolah, dan kemampun pemerintah daerahnya (kabupaten/kota dan propinsi); dan (4) pendidikan bertaraf internasional harus memiliki daya saing yang tinggi dalam hal hasil-hasil pendidikan (output dan outcomes), proses, dan input sekolah baik secara nasional maupun internasional. |
|
Last Updated ( Nov 07, 2008 at 10:30 AM )
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Previous 1 2 Next > End >>
|